Thursday, October 30, 2008

Doa agar hajat dan cita-cita terkabul
Oleh : Ahmad Shonhaji

”watilkal ayyaamu nudaawiluhaa bainan naas” demikianlah Allah menegaskan dalam alqur’an bahwa rotasi kehidupan manusia seperti putaran roda. Ada kalanya ia pada posisi dibawah, tengah dan di atas. Demikian pula dengan Konsekwensi waktu yang dialami manusia ia akan melewati putaran tiga dimensi, masa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang (masa depan). Masa lalu adalah kenangan dan memori; masa sekarang adalah realita dan fakta; dan masa depan adalah hayalan, impian, keinginan, bayangan dan cita-cita.
Setiap kita memiliki harapan dan cita-cita untuk dapat diraih sebagai sesuatu yang membanggakan dalam sejarah hidup. Cita-cita merupakan bintang terang setiap manusia. Meraih dan mendapatkannya adalah kesuksesan gemilang. Karenanya perjuangan meraih harapan dan cita-cita sering berhadapan dengan onak dan duri. Ketika keinginan akan cita-cita itu tercapai maka senyum dan kepuasan batin yang menghiasi hati kita, namun tak dipungkiri kegagalan adalah keniscayaan dalam meraihnya. Tidak ingatkah kita selain usaha yang kita lakukan, ada peran doa yang Allah kabulkan dalam persoalan kesuksesan dan kegagalan sebuah cita-cita.
Firman Allah; ”faidzaa ’azamta fatawakkal ’alallahi” maka ketika engkau berkehendak akan sesuatu maka serahkanlah segala urusannya kepada Allah. Berikut ini beberapa kiat yang dapat dilakukan sebagai sebuah proses meraih keinginan dan cita-cita, diantaranya:
Tanamkan motivasi yang kuat (niat)
Keinginan itu harus sesuatu yang Allah ridhoi (ibtighooa mardhotillah).
Mencoba dan terus mencoba.
Kontinuitas usaha (Istimror).
Mencermati setiap kegagalan yang terjadi (muhasabah)
Berdoa mengharapkan kebaikan.
Menyerahkan segalanya urusannya kepada Allah SWT (tawakkal)
Allah berkehendak atas kesuksesan dan kegagalan yang kita raih.
Semoga kita termasuk hambanya yang tetap tawadhu dan bersyukur dengan kesuksesan dan bintang terang yang kita raih, dan bukan malah kesombongan yang tampak, serta tetap ridho dan bersabar dengan kegagalan yang kita temui sebagai wujud keimanan terhadap ketetapan Allah SWT.amin.

· Astaghfirullaahal ’adzhim...3x wa atuubu ilaihi min jamii’il ma’aashi wadz zunuub
o Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, dan aku bertaubat kepada-Nya dari segala ma’shiyat dan dosa.
· Bismillahirrohmaanirrohim alhamdulillahi robbil ‘alamiin, hamdan naa’imiin, hamdan syaakiriin, hamdan katsiiron thoyyiban mubaarokan fiihi ‘alaa kulli haalin, hamdan yuaafii ni’amahu wa yukaafi maziidah.
o Dengan Menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian Alam. Pujian bagi hambanya yang diberikan kenikmatan, yang bersyukur, pujian yang banyak, yang baik, pujian diberkahi atas segala keadaan, pujian atas kecukupan segala nikmatnya dan tambahnya kecukupan.
· Yaa Robbanaa lakal hamdu hamdan ablaghu bihii ridhooka, uaddii bihii syukruka, was taujaba bihil maziid min fadhlika.
o Duhai Tuhan Kami, bagi-Mu segala puji, pujian yang menghantarkan kepada ridho-Mu, pujian yang menyampaikan ungkapan rasa syukur kepada-Mu, dan dengan pujian itu mewajibkan segala kelebihan dari anugrah yang Engkau curahkan.
· Allahumma lakal hamdu ’alaa hilmika ba’da ’ilmika, walakal hamdu ’alaa ’afwika ba’da qudrotika, walakal hamdu hamdan laa yanbaghii illaa laka, walakal hamdu laa ilaaha illaa anta, as aluka ijaabatad du’aa, was syukro fii syiddati war rokhoo.
o Ya Allah ya Tuhan kami, bagi-Mu segala puji atas pemberian-Mu sesudah pengetahuan-Mu, dan bagi-Mu segala puji atas pemaafan-Mu sesudah kekuasaan-Mu, dan bagi-Mu segala puji, pujian yang tidak patut disanjungkan kecuali hanya kepada-Mu. Aku memohon terkabulnya segala permohonan dan doa, dan aku memohon dianugerahi rasa syukur dalam keadaan sempit dan lapang.
· Walakal hamdu anas saailu alladzii a’thoita,wa anal khoothiu alladzi ‘afauta, wa anal mariidhu alladzii syafaita
o Dan bagi-Mu segala puji, Saya adalah orang yang meminta segala pemberianmu, sayalah orang yang selalu berbuat khilaf dari pemaafan yang engkau berikan, sayalah orang yang sakit yang engkau sembuhkan.
· Allahumma sholla ‘alaa Muhammadin wa’alaa ali Muhammadin ‘adada man sholla alaihi walam yusholli ‘alaihi.
o Ya Allah ya Tuhan kami, semoga rahmat dan keselamatan tercurah kepada nabi Muhammad dan keluarganya sebanyak orang yang bersholawat dan tidak bersholawat kepadanya.
· Allahumma sholli ‘alaa Muhammadin ‘adada qothril amthoor, wa ‘adada waroqil asyjaar, wa ‘adada zabadil bihaar, wa ‘adada miyaahil anhaar, wa ‘adada ahlil jannati wa ahlin naar, wa ‘adadal abroori wal fujjaar.
o Ya Allah ya Tuhan kami, semoga Engkau memberi curahan rahmat kepada nabi Muhammad SAW sejumlah bilangan tetesan air hujan, dan sejumlah bilangan dedaunan yang ada di pepohonan, dan sejumlah buih di lautan, dan sejumlah bilangan air sungai, dan sejumlah bilangan ahli syurga dan ahli neraka, dan sejumlah bilangan orang-orang yang berbuat kebaikan dan orang-orang yang berbuat ma’shiyat
· Allahumma sholli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin Sholaatan tunjinaa bihaa min jamii’il ahwaali wal aafaat, wa taqdhii lanaa bihaa min jamii’il haajaati, wa tuthohhironaa bihaa min jamii’is sayyiaat, watarfa’unaa biha ‘indaka a’lad darojaat, wa tuballigunaa bihaa aqshol ghooyaati min jamii’il khoirooti fil hayaati wa ba’dal mamaati, innaka ‘alaa kulli syaiin qodiir.
o Ya Allah ya Tuhan kami, curahkanlah rahmat dan shalalawat keharibaan pemimpin kami Nabi Muhammad SAW, yang dengan sholawat itu Engkau selamatkan kami, dari perkara yang menakutkan dan kebinasaan dan dengan sholawat itu Engkau penuhi segala kebutuhan dan hajat kami, dan dengan sholawat itu Engkau sucikan kami dari hal-hal yang buruk, dengan sholawat itu Engkau angkat kami pada derajat yang tinggi di sisi-Mu, dan dengan sholawat itu Engkau antarkan kami ke puncak cita-cita kami dari segala kebaikan di dalam hidup dan setelah mati. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
· Allahumma maghfirotuka ausa’u min zunuubii, warohmatuka arjaa ‘indii min ‘amalii, subhaanaka laa ilaaha ghoiruka, ighfir lii dzanbii, wa ashlih lii ‘amalii, waqdhi haajatii, innaka taghfiruz dzunuuba liman tasyaa, wa antal ghofuurur rohiimu, yaa ghoffaar ighfir lii, yaa tawwaab tub ‘alayya, yaa qoodi iqdhi haajatii, yaa robbal ‘alamiin.
o Ya Allah ya Tuhan kami, pintu ampunan-Mu lebih luas daripada segala dosaku, dan kasih sayang-Mu lebih aku harapkan di sisiku daripada amal perbuatanku, Maha Suci Engkau tiada Tuhan selain Engkau, ampunilah aku dari segal dosaku, berikan kebaikan dan mashlahat segala amal perbuatanku, dan penuhilah segala hajat dan kebutuhanku, sesungguhnya engkau akan pengampun segala dosa bagi siapa saja yang Engkau kehendaki, dan Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Duhai Zat yang Maha Pengampun ampunilah aku, duhai Zat Penerima taubat terimalah taubat hamba-Mu, Duhai Zat yang Memenuhi segala permohonan hamba-Nya penuhilah hajat dan kebutuhanku. Duhai Zat pemelihara alam semesta.


· Allahumma aslamtu wajhii ilaika, wa fawwatthuu amrii ilaika, wal ja’tu zhohrii ilaika roghbatan wa rohbatan ilaika, laa malja-a walaa manjaa minka illaa ilaika. Allahumma aamantu bikitaabikal ladzii anzalta, wabinayyikal ladzii arsalta.
o Ya Allah ya Tuhan kami, kuserahkan diriku kepada Engkau, kuserahkan segala urusanku kepada Engkau, Aku berlindung diri kepada Engkau dengan pengharapan (beroleh kebaikan) dan takut (mendapat siksa). Tiada tempat berlindung dan tempat mencari keselamatan. Hanyalah kepada Engkau. Ya Allah ya Tuhan Kami, aku beriman kepada kitab yang telah engkau turinkan. Dan aku percaya kepada para nabi yang telah engkau utus.
· Laa ilaaha illallahul kariimul haliim, subhaanallahi robbil ‘arsyil ‘adzhim, Allahumma innii as-aluka muujibaati rohmatika, wa ‘azaaima maghfirotika, wal ‘ishmata min kulli dzanbin, wal ghoniimata min kulli birrin, was salaamata min kulli itsmin, laa tada’ lii dzanban illaa ghofartahu, walaa hamman illaa farrojtahu, walaa dainan illaa qodhoitahu, walaa karban illaa naffastahu, walaa dhorron illaa kasy syaftahu, walaa haajatan hiya laka ridhoo, illaa qodhoitahaa wayassartahaa, yaa arhamar roohimiin.
o Tiada Tuhan selain Allah, Zat yang Maha Mulia lagi Maha pemberi. Maha Suci Allah Tuhan pemelihara ‘arsy yang Maha Agung. Ya Allah ya Tuhan kami, aku memohon kepada-Mu segala yang mewajibkan rahmat-Mu, dan segala yang meneguhkan keampunan-Mu, dan keselamatan dari segala dosa, dan mendapat keuntungan dari segala kebajikan. Janganlah Engkau tinggalkan dosa padaku kecuali Engkau mengampuninya, dan tiada kegelisahan kecuali Engkau menghilangkannya, dan tiada berhutang kecuali Engkau penuhi hutangnya, dan tiada kesusahan tanpa Engkau melapangkannya, dan tak ada kemelaratan kecuali Engkau lenyapkan, dan tak ada sesuatu hajat yang Engkau ridhoi keculi Engkau memenuhinya dan memudahkannya, wahai Zat yang Maha Rohim.

· Allahumma laa sahla illaa maa ja’altahu sahlan wa anta taj’alul hazna idza syi’ta sahlan.
o Ya Allah ya Tuhan Kami, tiada yang mudah selain yang Kau mudahkan dan Engkau jadikan kesusahan itu mudah jika Engkau menghendakinya menjadi mudah.
· Allahumma innii as-aluka tamaaman ni’mati fil asy-yaai kullihaa, was syukro laka ‘alaihaa hattaa tardhooo wa ba’dar ridhoo, wal khiyarota fii jamii’i maa yakuunu fiih il khiyarota, wabi jamii’i maisuuril umuuri kulliha laa bi ma’shuurihaa yaa kariim.
o Ya Allah ya Tuhan kami, Aku memohon kepada-Mu kesempurnaan ni’mat pada segala perkara, dan mensyukurimu atasnya, sehingga Engkau ridho dan sesudah ridho itu , lalu aku mohonkan pula kepada-Mu, untuk memilih segala apa yang boleh dipilih sebagaimana aku mohonkan kepada-MU untuk memberi padaku segala urusan yang mudah, bukan yang sulit lagi sukar dikerjakan, wahai Allah yang Maha Mulia.
· Allahumma ashlih lanaa diinanaa alladzii huwa ‘ishmatu umuurinaa, wa ashlih lanaa duniyaanaa allatii fiihaa ma’aasyunaa, wa ashlih lanaa aakhirotanaa allatii fiihaa ma’aadunaa, waj’alil hayaata ziyaadatal lanaa fii kulli khoiirin, waj’alil mauta roohatal lanaa min kulli syarrin.
o Ya Allah perbaikilah agama kami yang merupakan pelindung segala urusan kami, perbaikilah dunia kami yang merupakan tempat kehidupan kami, perbaikilah akhirat kami yang merupakan tempat kembali kami. Dan jadikanlah kehidupan ini sebagai tambahan bagi kami dalam melakukan segala kebaikan, dan jadikanlah kematian sebagai peristirahatan bagi kami dari melakukan segala kejahatan.
· Ya waduudu zul ‘arsyil majiid, thowwil ‘umrii, wa shohhih jasadii, waqdhi haajatii, waktsir ahwaalii, wa amwaalii, wa aulaadii, wa habbibnii linnaasi ama’iin, yaa robbal ‘aa lamiin.
o Wahai Zat yang Maha Pengasih Pemilik Arsy yang Mulia, semoga Engkau memanjangkan umurku, dan menyehatkan jasadku,dan memenuhi segala hajatku,dan perbanyaklah keluargaku, hartaku dan anak-anakku, dan tanamkan kecintaan seluruh manusia kepadaku.
· Rabbanaa taqobbal minnaa innaka antas samii’ul ‘aliim watub ‘alainaa innaka antat tawwaabur rohim.
o Ya Allah ya tuhan semoga Engkau berkenan menerima permohonan kami karena sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mngetahui. Dan terimalah taubat kami karena sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.
· Robbanaa aatinaa fidunia hasanah wafil aakhiroti hasanah waqinaa ‘azaaban naar, ya ‘aziiz ya ghoffaar ya robbal ‘alamiin.
o Ya Allah ya Tuhan kami, semoga Engkau memberikan kebaikan di dunia dan kebaikan di akherat dan semoga Enkau menjauhkan kami dari azab neraka, wahai Zat yang Maha perkasa,wahai Zat yang Maha Pengampun, Wahai Zat Pemelihara alam semesta.

· Wa shollallaahu ‘alaa sayyidinaa muhammadin bahri anwaarika wa ma’dani asroorika, wa lisaani hujjatika, wa imaami hadhrotika,wa tiroozi mulkika , wa khozaaini rohmatika, wa ‘alaa alihi wa ashaabihi ajma’iin.
o Dan semoga rahmat Allah tercurah kepada Pemimpin kami Nabi Muhammad SAW yang jadi lautan cahaya-MU, dan tambang rahasia-Mu, dan lisan hujjah-Mu, pengganti kerajaan-MU, dan pengawal dan bagaikan sulaman kerajaan-Mu dan gudang rahmat-Mu, dan semoga rahmat-Mu pun tercurah kepada keluarganya serta kepada seluruh para sahabatnya.
· Wal hamdulillahi Robbil ‘Alamiin
o Dan segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam.


Wallahu A’lam bis Showaab

No comments: